Osasuna Incar Momentum Lawatan ke Markas Sevilla

Sevilla akan menjamu Osasuna di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán pada jornada ke-10 LaLiga EA Sports, Senin pukul 21.00 waktu Spanyol. Laga ini menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk menghentikan rentetan hasil tanpa kemenangan, sekaligus peluang bagi tim tamu memangkas jarak di papan klasemen. Sevilla saat ini menempati posisi keenam dengan 14 poin dari sembilan pertandingan, sedangkan Osasuna berada di urutan ke-12 dengan 11 poin.

Pertahanan Sevilla menjadi sorotan utama

Sevilla belum meraih kemenangan sejak mengalahkan Deportivo La Coruña 1-0 di Riazor lebih dari sebulan lalu. Setelah itu, mereka menelan kekalahan 1-3 dari Barcelona dan 1-4 dari Real Madrid, kemudian bermain imbang 3-3 melawan Levante. Hasil imbang terakhir itu mempertegas persoalan yang lebih mengkhawatirkan daripada sekadar kehilangan poin, yaitu rapuhnya lini pertahanan. Sevilla sudah kebobolan 14 gol di liga, dengan 10 di antaranya terjadi dalam tiga pertandingan terakhir.

Menariknya, Sevilla selalu mampu mencetak gol dalam setiap laga sejauh musim ini. Namun, selisih gol yang negatif menunjukkan bahwa produktivitas di lini depan belum cukup menutup celah di lini belakang. Kondisi ini menempatkan pelatih Luis García Plaza pada posisi yang menuntut keseimbangan: ia perlu memastikan timnya tetap agresif merebut bola tanpa kehilangan perlindungan bagi barisan pertahanan. Dalam skema seperti itu, peran Lucien Agoumé di lini tengah menjadi krusial. Ia dinilai mampu memenangi bola di area lawan sekaligus mengalirkan umpan kepada pemain depan, sehingga Sevilla bisa menyerang tanpa mengorbankan kestabilan di belakang.

Bagi Sevilla, tiga poin bukan hanya soal memperbaiki posisi di klasemen. Rentetan hasil buruk berpotensi memengaruhi kepercayaan diri pemain, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Duel melawan Osasuna menjadi ajang pembuktian bahwa masalah struktural di lini belakang bisa diatasi, bukan sekadar ditutupi oleh ketajaman lini serang.

Osasuna mengincar momentum setelah kemenangan

Osasuna tiba di Sevilla dengan modal kemenangan 2-0 atas Racing de Santander di kandang. Hasil tersebut mengakhiri lima pertandingan beruntun tanpa kemenangan dan memberi ruang bernapas setelah tim sempat mendekati zona degradasi. Meski demikian, tim asuhan Jagoba Arrasate belum sepenuhnya lepas dari persoalan inkonsistensi. Musim sebelumnya pun berakhir dengan perjuangan memastikan keselamatan di Primera División.

Kemenangan terakhir itu mengubah suasana menjelang lawatan ke Sevilla. Jika kembali meraih hasil positif, Osasuna tidak hanya menyamai perolehan poin tuan rumah, tetapi juga mencatat kemenangan tandang pertamanya dalam dua bulan. Ante Budimir menjadi ancaman utama bagi pertahanan Sevilla. Penyerang asal Kroasia itu dikenal kuat dalam duel udara, mampu menahan bek lawan, serta aktif mencari ruang untuk menyelesaikan peluang di dalam kotak penalti. Dengan Sevilla yang kebobolan 10 kali dalam tiga laga terakhir, kemampuan Budimir menyerang ruang di antara para bek bisa menjadi salah satu duel penentu jalannya pertandingan.

Rekor pertemuan memberi modal psikologis

Sevilla dan Osasuna sudah berkali-kali bertemu di kompetisi liga maupun Copa del Rey. Keduanya juga pernah berhadapan di semifinal Piala UEFA pada 2007. Secara keseluruhan, Sevilla memiliki catatan yang lebih baik, tetapi pertemuan terakhir justru dimenangi Osasuna. Pada April musim sebelumnya, Sevilla sempat unggul melalui Maupay pada menit ke-69, sebelum Osasuna membalikkan keadaan lewat Raúl García pada menit ke-80 dan Catena pada menit ke-90+9.

Gol di penghujung laga itu menjadi pengingat penting bagi Sevilla untuk menjaga konsentrasi hingga peluit akhir, terutama ketika menghadapi tekanan dan situasi bola mati. Bagi Osasuna, catatan tersebut menjadi bukti bahwa mereka mampu bangkit meski tertinggal, dan bisa menjadi bekal mental saat kembali bermain di kandang lawan.

Prakiraan susunan pemain dan dampaknya

Pratinjau pertandingan menyebut susunan pemain Sevilla sebagai Vlachodimos; Suazo, Kike Salas, Castrín, Iglesias; Fofana, Agoumé, Stassin; Félix Correira, Ure, dan Ejuke. Sementara itu, Osasuna diperkirakan menurunkan Aitor Fernández; Bretones, Boyomo, Catena, Rosier; Moncayola, Iker Muñoz, Moi Gómez; Dubasin, Ante Budimir, dan Rubén García.

Dampak laga ini langsung terasa pada persaingan di papan tengah dan atas. Sevilla berpeluang menjaga posisinya, sedangkan Osasuna bisa mendekat dan membawa pulang dorongan penting setelah periode sulit. Bagi tuan rumah, kuncinya adalah menekan tanpa membuka ruang bagi Budimir. Adapun Osasuna perlu memanfaatkan transisi dan kelemahan pertahanan lawan. Prediksi analitis mengarah pada hasil imbang 1-1, dengan catatan Sevilla punya keuntungan bermain di kandang dan selalu mencetak gol, tetapi kerentanan di belakang memberi Osasuna peluang melalui Budimir serta situasi transisi. Kick-off dijadwalkan pukul 21.00 waktu Spanyol dengan siaran melalui Movistar LaLiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *