Kabar positif datang dari Italia menjelang agenda FIFA Matchday November. Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali masuk dalam daftar skuad Sassuolo saat timnya menghadapi Lazio di Stadion Mapei pada Rabu (28/10). Meski hanya duduk di bangku cadangan, kembalinya nama Idzes dalam susunan pemain menjadi sinyal bahwa ia telah melewati fase pemulihan cedera yang membuatnya absen dalam empat pertandingan terakhir klub.
Kekalahan Besar Tanpa Menit Bermain bagi Idzes
Dalam laga pekan kesembilan Serie A tersebut, Sassuolo harus menelan kekalahan telak 2-6 dari Lazio. Pelatih Alberto Aquilani memilih Duje Caleta-Car dan Cas Odenthal sebagai duet bek tengah sejak awal pertandingan, sementara Idzes duduk di bangku cadangan bersama 15 pemain pengganti lainnya. Caleta-Car sendiri kemudian digantikan oleh Sebastian Walukiewicz menjelang akhir babak kedua, namun Aquilani tetap tidak menurunkan bek berusia 26 tahun itu hingga pertandingan selesai.
Masuknya Idzes ke dalam daftar pemain menunjukkan bahwa ia sudah kembali tersedia secara fisik setelah melewati masa absen. Namun, kembalinya ia ke skuad belum diiringi kesempatan untuk menguji kondisi di lapangan. Kekalahan dengan skor besar itu membuat momen comeback sang pemain berlangsung tanpa menit bermain sama sekali, sehingga pelatih belum mendapat gambaran langsung mengenai kontribusinya setelah pulih dari cedera.
Absennya Idzes selama empat pertandingan terakhir Sassuolo menjadi periode yang tidak mudah bagi pemain maupun klub. Sebagai salah satu bek yang diandalkan, ketidakhadirannya turut memengaruhi stabilitas lini belakang tim. Dengan kembali masuknya nama Idzes dalam daftar pemain, Sassuolo setidaknya mendapatkan tambahan opsi di sektor pertahanan untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya di Serie A.
Pentingnya Pemulihan Idzes bagi Timnas Indonesia
Kembalinya Idzes ke skuad Sassuolo juga menjadi perhatian besar bagi Timnas Indonesia. Tim Garuda direncanakan menjalani pertandingan tandang pada FIFA Matchday 9-17 November, dengan rencana uji coba melawan Yordania pada 13 November. Meski demikian, PSSI masih mengkaji rencana tersebut dengan mempertimbangkan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, sehingga kepastian jadwal dan lokasi pertandingan belum sepenuhnya final.
Sebelumnya, Idzes absen saat Indonesia meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Cedera yang dialaminya ketika Sassuolo menghadapi Juventus pada 13 September membuat sang kapten tidak masuk skuad, lalu memaksanya melewatkan empat pertandingan terakhir bersama klub. Kondisi tersebut tentu menjadi kerugian bagi Timnas Indonesia, mengingat peran Idzes sebagai kapten dan pilar di lini belakang sangat krusial bagi kestabilan pertahanan skuad Garuda.
Bagi Indonesia, pulihnya bek yang juga menjadi kapten tim membuka opsi penting di lini belakang menjelang agenda internasional. Kehadiran pemain yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa seperti Idzes memberikan nilai tambah, baik dari sisi kualitas individu maupun kepemimpinan di dalam tim. Statusnya yang kembali masuk skuad Sassuolo menjadi perkembangan positif, tetapi belum tentu berarti ia sudah siap tampil penuh selama 90 menit.
Idzes masih perlu mendapatkan kesempatan bermain dan melewati fase pemulihan dengan baik sebelum benar-benar masuk dalam pertimbangan untuk laga tim nasional. Proses adaptasi setelah cedera biasanya membutuhkan waktu, termasuk membangun kembali kebugaran dan ritme pertandingan. Karena itu, menit bermain di level klub menjadi indikator penting yang akan dipantau oleh tim pelatih Timnas Indonesia.
Konsekuensi bagi Sassuolo dan Prospek ke Depan
Sassuolo menghadapi konsekuensi langsung dari kekalahan 2-6 saat menjamu Lazio. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi tim, terlebih karena pertahanan mereka kebobolan cukup banyak dalam satu pertandingan. Idzes belum dimainkan dalam laga itu, sehingga Aquilani masih belum mendapat gambaran dari pertandingan ini mengenai kontribusi sang bek setelah cedera. Keputusan pelatih untuk mengembalikannya ke lapangan akan menjadi perkembangan berikutnya yang layak dipantau.
Untuk Timnas Indonesia, kepastian jadwal uji coba dan kondisi Idzes akan menentukan seberapa besar peluang sang kapten kembali memperkuat Garuda pada November. Saat ini, ia sudah kembali berada dalam skuad klub, sebuah langkah awal setelah periode absen yang cukup panjang. Jika ia mampu kembali mendapatkan menit bermain bersama Sassuolo dalam waktu dekat, peluangnya untuk memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November akan semakin terbuka lebar.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa pemulihan Idzes berjalan sesuai harapan. Meski belum tampil, kehadirannya kembali dalam skuad Sassuolo menjadi sinyal positif bagi masa depan lini belakang Timnas Indonesia. Kini, yang dibutuhkan adalah kesabaran dan kesempatan bermain agar sang pemain dapat kembali ke performa terbaiknya sebelum agenda internasional bulan depan.
