PEMIRA Ajak Ribuan Aktivis Muda Gabung Gerindra

Organisasi kepemudaan PEMIRA menyerukan ribuan aktivis muda untuk bergabung dengan Partai Gerindra pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto beserta agenda pembangunan nasional yang sedang dijalankan pemerintahannya. Seruan itu akan dibawa dalam ajang konsolidasi nasional PEMIRA yang digelar di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta.

Ajakan politik dalam agenda konsolidasi

Koordinator PEMIRA Bintang Wahyu Saputra menyebut ajakan bergabung ke Partai Gerindra merupakan bagian dari dukungan kepada Prabowo. Menurut keterangan PEMIRA, momentum tersebut dikaitkan dengan pelaksanaan Asta Cita selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Organisasi itu juga memaknai seruan tersebut sebagai kado ulang tahun bagi Presiden Prabowo, sehingga peringatan Sumpah Pemuda dijadikan panggung untuk menyampaikan pesan politik yang lebih luas kepada generasi muda.

Acara konsolidasi diperkirakan dihadiri sekitar 1.000 aktivis dari berbagai daerah, meski judul seruan menyebut sasaran yang lebih luas, yakni ribuan aktivis. Namun, rincian mengenai mekanisme bergabung maupun jumlah aktivis yang telah menyatakan minat tidak disebutkan dalam bahan keterangan yang diterima media. Meski demikian, ada pesan politik yang jelas: PEMIRA ingin mendorong aktivis muda mengambil peran dalam partisipasi politik dan pembangunan, sekaligus mengonsolidasikan dukungan bagi pemerintahan yang sedang berjalan.

Bagi kelompok muda yang hadir, agenda ini menjadi ruang untuk menyampaikan pandangan tentang jalannya pemerintahan sekaligus menunjukkan posisi politik mereka. Bagi publik, seruan tersebut menandai upaya organisasi kepemudaan memperluas keterlibatan aktivis melalui jalur partai, bukan hanya lewat forum komunitas atau organisasi kemasyarakatan. Pernyataan mengenai ajakan untuk membersamai Prabowo dan mengajak generasi muda dengan visi yang sejalan juga dimuat JPNN dalam pemberitaannya, sehingga isu ini menjadi perhatian publik yang lebih luas.

Catatan dua tahun pemerintahan

Konsolidasi itu mengusung tema “Menuju Satu Abad Sumpah Pemuda: Konsolidasi Kekuatan Aktivis Mewujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menghubungkan peringatan Sumpah Pemuda, yang menjadi tonggak persatuan bangsa, dengan evaluasi terhadap pemerintahan serta cita-cita jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045. PEMIRA menjadwalkan sejumlah agenda yang menghubungkan peringatan bersejarah itu dengan penilaian atas kinerja pemerintah selama dua tahun terakhir.

Dalam rangkaian acara, peserta akan mengikuti doa bersama untuk kesehatan dan keselamatan Presiden Prabowo. Acara juga memuat pemutaran video ucapan ulang tahun dari ratusan aktivis lintas elemen serta video ucapan yang disiapkan PEMIRA. Delapan perwakilan organisasi dijadwalkan menyampaikan catatan mengenai kinerja dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, PEMIRA akan membacakan Manifesto Pemuda Indonesia Raya 2026-2045 sebagai rumusan pandangan dan arah keterlibatan generasi muda dalam pembangunan nasional ke depan.

Rencana kehadiran sekitar 1.000 orang mencakup eksponen Cipayung Plus, organisasi kepemudaan, komunitas, dan unsur masyarakat lainnya. Kehadiran mereka disebut berasal dari berbagai daerah, tetapi daftar organisasi maupun wilayah asal peserta belum dirinci secara lengkap. Kehadiran elemen-elemen yang beragam itu menunjukkan bahwa forum tersebut tidak hanya menjadi wadah aspirasi satu kelompok, melainkan upaya merangkul berbagai latar belakang aktivis muda untuk berbicara dalam satu panggung yang sama.

Dengan agenda tersebut, konsolidasi PEMIRA tidak hanya berisi ajakan kepada Partai Gerindra. Forum itu juga akan menjadi panggung bagi peserta untuk menyampaikan catatan atas jalannya pemerintahan dan arah keterlibatan pemuda dalam pembangunan. Hal ini sekaligus memperlihatkan bagaimana organisasi kepemudaan memainkan peran ganda, yakni sebagai mitra kritis sekaligus pendukung agenda pemerintah, yang keduanya disampaikan dalam satu momentum bersejarah pada Hari Sumpah Pemuda.

Rangkaian acara dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026. PEMIRA akan menyampaikan manifesto dan catatan organisasi dalam konsolidasi di Jakarta, sementara seruan bergabung dengan Partai Gerindra ditujukan kepada aktivis muda lintas elemen. Ke depan, publik akan mencermati sejauh mana seruan tersebut diwujudkan dalam langkah politik nyata, serta bagaimana keterlibatan generasi muda dalam panggung politik nasional akan memengaruhi arah pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *