Kyrie Irving langsung mencetak angka pada serangan pertama Dallas Mavericks saat kembali bermain setelah absen hampir 600 hari. Guard veteran itu mengemas 17 poin dalam kemenangan pramusim Mavericks 132-115 atas Houston Rockets di Makau, Minggu malam waktu setempat.
Kembalinya Irving Dihiasi Layup Pembuka
Laga tersebut menjadi penampilan pertama Irving sejak mengalami robekan ligamen anterior cruciatum (ACL) di lutut kiri pada 3 Maret 2025. Setelah melewatkan seluruh musim sebelumnya, pemain sembilan kali All-Star itu tampil kurang dari 22 menit, menandai langkah awalnya kembali ke lapangan yang sempat lama ia nantikan.
Mavericks memenangi tip pembuka, lalu Cooper Flagg mengirim bola kepada Irving di sisi kanan. Irving langsung menusuk ke arah baseline dan menyelesaikan serangan dengan layup terbalik. Bangku cadangan Dallas menyambut aksi itu dengan sorak-sorai, sementara kerumunan penonton di Makau ikut memberi sambutan meriah. Rockets memang memiliki banyak penggemar di China, salah satunya karena Yao Ming, mantan pemain Houston sekaligus anggota Basketball Hall of Fame, pernah menjadi bintang besar tim itu.
Dalam laga itu, Irving mencatat enam tembakan masuk dari 13 percobaan. Ia juga menyumbang tiga assist dan dua rebound. Setelah bermain delapan menit pada kuarter pertama dan sedikit lebih dari delapan menit pada kuarter kedua, ia kembali untuk lima setengah menit pertama kuarter ketiga, lalu tak dimainkan lagi. Manajemen menit bermain seperti ini wajar dilakukan untuk menjaga kondisi pemain yang baru pulih dari cedera panjang.
Pelatih Dallas Dusty May memuji kondisi fisik dan mental Irving setelah masa pemulihan panjang. Ia bahkan menyebut pemain yang pernah juara NBA itu sebagai seniman dan pemain jazz, menggambarkan gaya permainannya yang mengalir dan penuh improvisasi. May mengaku tidak menyangka Irving bisa tampil sebaik itu setelah lama absen dari kompetisi.
Makna Kembalinya Irving bagi Mavericks
Irving mengaku berterima kasih karena May merancang permainan pertama untuknya. Ia sudah bertekad menyerang sejak awal, setelah membayangkan momen tersebut sepanjang masa pemulihan. Sambutan rekan setim yang berdiri dari bangku cadangan, katanya, terasa istimewa dan menjadi salah satu momen paling emosional dalam kariernya.
Kembalinya Irving memberi Dallas tambahan opsi serangan yang sangat berarti. Sebelum mengalami cedera, ia rata-rata mencetak 24,7 poin pada penghujung musim 2024-25. Produksi serupa akan menjadi dorongan besar bagi tim yang pernah mencapai Final NBA pada 2024, tetapi gagal melangkah ke dua babak pascamusim terakhir. Kehadiran kembali seorang pencetak angka andalan tentu mengubah lanskap serangan Mavericks secara signifikan.
Dampaknya tidak hanya terasa pada susunan pemain. Bagi Dallas, penampilan Irving juga menjadi tanda bahwa salah satu pencetak angka utama mereka mulai kembali setelah melewatkan satu musim penuh. Namun, laga pramusim ini baru menjadi penampilan pertamanya. Belum ada keterangan pasti mengenai berapa banyak menit yang akan ia mainkan pada pertandingan berikutnya, sehingga proses pemulihannya masih akan dipantau secara bertahap.
Marcus Smart, guard Houston, menyebut ia senang melihat Irving kembali bermain. Menurut Smart, persaingan terasa lebih baik ketika semua pemain terbaik bisa berada di lapangan. Ia menilai Irving terlihat bagus, seperti yang memang diharapkan dari seorang pemain sekaliber dirinya. Apresiasi semacam ini menunjukkan besarnya rasa hormat sesama pemain terhadap kemampuan Irving.
Sambutan Penonton di Makau Terasa Dekat
Irving memang punya banyak penggemar di China dan telah beberapa kali mengunjungi negara itu. Ia berencana kembali pada 2027 sebagai bagian dari tur dunianya yang digelar setiap tahun. Di Makau, ia berterima kasih kepada penggemar yang menunggu di luar hotel Mavericks maupun yang mengirim pesan dukungan melalui media sosial. Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa popularitas Irving tidak hanya terbatas di Amerika Serikat.
Ia menyatakan banyak emosi menyertai pertandingan itu dan ingin segera pulang untuk meneruskan hal-hal yang telah ia pelajari bersama rekan setim selama berada di Makau. Bagi Irving, momen layup pembuka sudah berlalu. Perhatian berikutnya tertuju pada proses melanjutkan pemulihan dan kembali bermain secara konsisten bersama Dallas.
Dengan kembalinya Irving, Mavericks kini memiliki harapan baru untuk mengarungi musim yang akan datang. Kesehatan menjadi faktor penentu, mengingat riwayat cederanya yang cukup panjang. Jika mampu menjaga kondisi fisik dan menemukan ritme permainannya, Irving berpotensi kembali menjadi salah satu guard paling berbahaya di liga dan membantu Dallas bersaing di papan atas. Proses ini tentu tidak instan, tetapi penampilan perdananya di Makau menjadi sinyal positif bagi masa depan tim.
