Manchester City tampil perkasa dengan membantai Liverpool 3-0 di Stadion Anfield pada Minggu (11/10/2026) malam WIB. Kemenangan telak ini mengantar The Citizens mengumpulkan 18 poin sempurna dari enam pertandingan dan kokoh di puncak klasemen sementara Premier League 2026/2027, sementara Liverpool harus merosot ke peringkat kesembilan dengan sembilan poin.
Dominasi Man City dan Kejatuhan Liverpool
Hasil pertandingan pekan keenam Premier League ini sekaligus menjadi kekalahan pertama Liverpool di sepanjang musim ini. Drama kartu merah yang diterima gelandang Ryan Gravenberch pada menit ke-62 menjadi titik balik jalannya pertandingan, membuka jalan bagi tiga gol Manchester City yang dicetak oleh Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki.
Manchester City menunjukkan dominasinya sejak awal musim dengan menjadi satu-satunya tim yang meraih hasil seratus persen kemenangan dari enam laga awal. Dengan koleksi 18 poin dan selisih gol +11 (16 gol memasukkan dan 5 gol kemasukan), skuad asuhan Enzo Maresca kini unggul tiga poin atas juara bertahan Arsenal yang berada di posisi kedua dengan 15 poin. Posisi ketiga ditempati Brighton dengan 13 poin, disusul Brentford, Everton, dan Chelsea yang masing-masing mengoleksi 10 poin.
Sebaliknya, kekalahan di kandang sendiri membuat Liverpool terpuruk dari posisi keenam ke peringkat kesembilan. Tim asuhan Andoni Iraola kini mengantongi sembilan poin dari dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan, dengan selisih gol nol dari tujuh gol memasukkan dan tujuh gol kemasukan. Jarak poin antara kedua tim kini melebar menjadi sembilan poin, sebuah celah yang cukup signifikan untuk dikejar di sisa musim. Di posisi ke-10, Ipswich Town juga mengoleksi sembilan poin, sementara Newcastle berada di peringkat ke-11 dengan delapan poin dari lima pertandingan.
Jalannya Laga: Kartu Merah Gravenberch Jadi Petaka
Laga Liverpool kontra Manchester City di Anfield berlangsung panas sejak menit awal, diwarnai ketegangan suporter yang membawa sentimen dari vonis 114 pelanggaran finansial yang dijatuhkan kepada City pada 25 September 2026. Babak pertama berakhir tanpa gol, namun intensitas pertandingan tidak menurun. Kedua tim saling melancarkan serangan, tetapi lini belakang masing-masing masih mampu meredam ancaman.
Petaka bagi Liverpool datang di menit ke-62 ketika gelandang Ryan Gravenberch menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Jeremy Doku, sehingga The Reds harus bermain dengan sepuluh pemain. Momen ini langsung dimanfaatkan Manchester City. Tiga menit berselang, Erling Haaland membuka keunggulan City pada menit ke-65 dengan tendangan keras kaki kiri usai menerima umpan dari Doku. Pemain asal Belgia itu kemudian menggandakan keunggulan City pada menit ke-68 melalui tendangan melengkung indah ke pojok atas gawang. Pesta gol ditutup oleh Rayan Cherki pada menit ke-78 berkat aksi individu dan assist dari Josko Gvardiol.
Enzo Maresca, pelatih Manchester City yang menggantikan Pep Guardiola pada 29 Juni 2026, menyampaikan dampak kemenangan ini bagi timnya. “Saat ini seluruh organisasi membutuhkan kemenangan semacam ini. Baik untuk staf pelatih, pemain, penggemar. Kita harus belajar bagaimana menghadapi kebisingan di luar,” ujarnya kepada Sky Sports.
Dampak Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Kemenangan atas Liverpool memperkuat posisi Manchester City sebagai kandidat terkuat peraih gelar Premier League musim ini. Mereka dijadwalkan menghadapi Ipswich Town di Etihad Stadium pada Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 14.00 GMT. Sementara itu, Liverpool harus segera bangkit dari kekalahan ini dengan menghadapi Brentford pada pertandingan tandang berikutnya. Absennya Ryan Gravenberch karena skorsing satu pertandingan akan menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih Andoni Iraola.
Pelatih Liverpool Andoni Iraola, yang memulai musim ini dengan rekor dua kemenangan, tiga seri, dan tanpa kekalahan sebelum laga ini, kini dihadapkan pada tugas berat untuk mengevaluasi timnya setelah kekalahan telak pertama di musim ini. Ia perlu mencari solusi agar lini tengah tetap solid tanpa kehadiran Gravenberch, sekaligus memulihkan mental para pemain jelang laga tandang melawan Brentford.
Kondisi klasemen Premier League 2026/2027 ini masih dapat berubah, mengingat masih ada satu pertandingan tersisa di Matchday 6 antara Coventry City dan Newcastle yang akan berlangsung pada Senin (12/10/2026) malam. Laga tersebut berpotensi mengubah peta persaingan di papan tengah dan bawah klasemen. Bagi Liverpool, hasil di Brentford akan menjadi ujian karakter sekaligus penentu apakah mereka mampu kembali bersaing di papan atas atau justru semakin tenggelam di papan tengah. Bagi Manchester City, konsistensi menjadi kunci utama untuk mempertahankan posisi puncak di tengah tekanan rival-rival terdekatnya.
