Janice Tjen Menang di Wuhan Open 2026, Tantang Sabalenka?

Petenis Indonesia Janice Tjen menaklukkan wakil Ukraina Daria Snigur pada babak kedua Wuhan Open 2026, Rabu (14/10), melalui kemenangan dua set langsung di Optics Valley International Tennis Center. Hasil ini membuka peluang bagi Janice untuk menghadapi petenis peringkat dua dunia, Aryna Sabalenka, di babak 16 besar turnamen level WTA 1000 tersebut.

Kemenangan Dua Set Langsung atas Snigur

Janice, yang saat ini berada di peringkat 47 dunia, mengalahkan Snigur dengan skor 7-5, 6-3. Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi petenis Indonesia itu untuk terus melaju di salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender WTA. Sebelumnya, Janice juga berhasil mengalahkan Aoi Ito pada babak pertama, sehingga dua kemenangan beruntun ini memastikan langkahnya tetap terjaga di Wuhan.

Meski menang dua set langsung, pertandingan tidak berjalan mudah. Pada set pertama, Janice sempat memulai pertandingan dengan keunggulan 2-0. Namun Snigur, petenis peringkat 42 dunia, membalas dengan merebut tiga poin beruntun dan berbalik memimpin 3-2. Keadaan sempat berubah lagi ketika Janice menemukan ritme permainan dan unggul 4-3, tetapi Snigur kembali menyamakan kedudukan sebelum mematahkan servis Janice.

Kondisi itu membuat Janice tertinggal 4-5 dan berada di bawah tekanan untuk menjaga set tetap terbuka. Alih-alih goyah, ia merespons dengan mematahkan servis Snigur. Setelah skor imbang 5-5, Janice memenangi dua game berikutnya tanpa memberi lawan kesempatan menyamakan kedudukan, sehingga set pertama menjadi miliknya dengan skor 7-5. Comeback tersebut menjadi titik penting dalam pertandingan karena Janice mampu kembali mengambil kendali, khususnya saat skor mendekati akhir set.

Menunggu Hasil Laga Sabalenka Kontra Ann Li

Set kedua berjalan lebih terarah bagi Janice. Ia kembali merebut dua game pertama dan unggul 2-0, sebelum Snigur mencuri satu game. Janice lalu meredam perlawanan lawan dan memperlebar jarak menjadi 4-1. Snigur masih bertahan, tetapi Janice menjaga keunggulan hingga kedudukan 5-2, lalu menuntaskan pertandingan dengan skor set kedua 6-3.

Kemenangan tersebut memastikan Janice melangkah ke babak 16 besar. Calon lawannya masih menunggu hasil pertandingan antara Aryna Sabalenka dan Ann Li. Sabalenka saat ini berada di peringkat dua dunia dan menjadi unggulan pertama turnamen. Karena itu, kemungkinan pertemuan dengan petenis Belarusia tersebut menjadi ujian besar bagi langkah Janice di Wuhan, meski duel itu belum pasti terjadi.

Perjalanan Janice sejauh ini juga memperlihatkan ketenangannya menghadapi perubahan skor. Saat tertinggal pada set pertama, ia membalas dengan mematahkan servis Snigur dan menutup set dengan dua game beruntun. Di set kedua, ia membangun keunggulan lebih awal lalu mempertahankannya sampai pertandingan selesai. Pola permainan semacam itu menunjukkan kemampuan Janice menjaga fokus di momen-momen krusial, sesuatu yang krusial ketika berhadapan dengan lawan-lawan berperingkat lebih tinggi.

Bagi tenis Indonesia, kemenangan ini memastikan Janice tetap bersaing di salah satu turnamen utama dalam kalender WTA. Turnamen level WTA 1000 seperti Wuhan Open biasanya diikuti para petenis peringkat atas dunia, sehingga setiap kemenangan di ajang ini memiliki nilai penting, baik dari sisi peringkat maupun pengalaman bertanding di level tertinggi. Keberhasilan Janice melaju ke babak 16 besar menambah catatan positif bagi perkembangan tenis Indonesia di panggung internasional.

Babak berikutnya belum dimulai bagi Janice. Kepastian calon lawannya bergantung pada laga Sabalenka kontra Ann Li. Jika Sabalenka menang, Janice akan berhadapan dengan unggulan pertama di babak 16 besar, sebuah tantangan sekaligus kesempatan untuk mengukur kemampuan melawan salah satu petenis terbaik dunia saat ini. Sebaliknya, jika Ann Li yang lolos, peta persaingan di babak tersebut bisa berbeda dan memberi peluang tersendiri bagi Janice.

Terlepas dari hasil laga penentu itu, capaian Janice di Wuhan menjadi sinyal bahwa ia mampu bersaing di level atas. Konsistensi dalam menjaga momentum serta kemampuannya bangkit dari tekanan menjadi modal berharga untuk menghadapi babak-babak berikutnya. Publik tenis Indonesia tentu menantikan kelanjutan perjalanan Janice, sambil berharap ia bisa terus melangkah sejauh mungkin di turnamen ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *