JAKARTA – Kompetisi antarklub paling bergengsi di Asia Tenggara, ASEAN Shopee Cup 2026/27, resmi bergulir. Wakil Indonesia, Borneo FC Samarinda, berhasil mencuri satu poin krusial di laga perdana Grup A setelah menahan imbang juara bertahan Buriram United tanpa gol. Sementara itu, Persib Bandung akan memulai kiprahnya di Grup B malam ini, Kamis (8/10), menghadapi tim kuat asal Thailand, Port FC.
Borneo FC Tahan Juara Bertahan di Kandangnya
Laga perdana Grup A pada Rabu (7/10) memang diwarnai hasil imbang di seluruh pertandingan yang tersaji. Borneo FC Samarinda menunjukkan performa solid saat bertandang ke markas Buriram United, Chang Arena. Skor 0-0 menjadi hasil akhir pertandingan, di mana Borneo sukses mempertahankan gawangnya dari kebobolan sepanjang laga. Tuan rumah Buriram sendiri harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Narubodin Weerawatnodom diganjar kartu merah pada menit ke-89.
Hasil ini tentu menjadi modal berharga bagi skuad asuhan pelatih Borneo FC. Bertandang ke kandang juara bertahan dan pulang dengan satu poin adalah pencapaian yang tidak bisa dianggap remeh, terutama karena Buriram United dikenal sebagai salah satu kekuatan utama di sepak bola klub Thailand. Kemampuan lini belakang Borneo menahan gempuran tuan rumah menjadi catatan positif yang patut diapresiasi.
Dua pertandingan Grup A lainnya juga berakhir seri. Ratchaburi FC ditahan imbang 1-1 oleh Cong An Ho Chi Minh City Police FC, dengan gol penyeimbang Ratchaburi dicetak oleh Scott Allardice di masa injury time. Di laga lain, Kuching City FC dan Tampines Rovers FC berbagi poin setelah bermain 2-2 di Sarawak Stadium, di mana gol dramatis Gabriel Peres di menit 90+3 menyelamatkan Kuching City dari kekalahan. Berikut klasemen sementara Grup A setelah Matchday 1:
- Kuching City – 1 laga, 1 poin, selisih gol 2-2
- Tampines Rovers – 1 laga, 1 poin, selisih gol 2-2
- Cong An HCMC – 1 laga, 1 poin, selisih gol 1-1
- Ratchaburi – 1 laga, 1 poin, selisih gol 1-1
- Borneo FC – 1 laga, 1 poin, selisih gol 0-0
- Buriram United – 1 laga, 1 poin, selisih gol 0-0
Manila Digger FC belum bertanding dan akan melakoni laga perdananya melawan Borneo pada 18 November mendatang. Dengan demikian, peta persaingan Grup A masih sangat terbuka dan setiap poin akan sangat berarti bagi seluruh kontestan.
Persib Bandung Siap Hadapi Tantangan Port FC
Kamis (8/10) akan menjadi hari krusial bagi Persib Bandung. Juara Liga 1 2025/26 itu akan bertandang ke markas Port FC di Thammasat Stadium, Pathum Thani, pada pukul 19.00 WIB. Laga ini diprediksi menjadi salah satu big match di fase grup karena mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki ambisi besar di kompetisi regional.
Persib datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Persijap Jepara di Super League, serta menempati puncak grup di ACL Two setelah mengalahkan FC Seoul. Namun, kebugaran Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen masih diragukan usai membela timnas pada 5 Oktober. Striker Persib, Menalo, menyatakan timnya sudah melakukan persiapan yang sangat baik menjelang laga ini. Menariknya, Port FC diperkuat mantan pemain timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, sehingga pertandingan ini dipastikan menyimpan tensi tersendiri bagi para penggemar sepak bola Tanah Air.
Dua laga Grup B lainnya juga akan tersaji malam ini: Lion City Sailors (Singapura) berhadapan dengan Cong An Ha Noi FC (Vietnam) pukul 19.30 WIB, serta Johor Darul Ta’zim (Malaysia) melawan Preah Khan Reach Svay Rieng (Kamboja) pada waktu yang sama. Johor Darul Ta’zim, yang tampil di kandang sendiri, menjadi salah satu favorit di grup ini mengingat rekam jejak dan kekuatan skuadnya.
Jadwal Wakil Indonesia dan Nilai Strategis Shopee Cup
Perjalanan wakil Indonesia di ASEAN Shopee Cup 2026/27 masih panjang. Borneo FC dan Persib Bandung akan menjalani lima pertandingan di fase grup. Borneo akan menghadapi Manila Digger (kandang, 18 Nov), Kuching City (kandang, 9 Des), Ratchaburi (tandang, 16 Des), dan Cong An HCMC (tandang, 24 Feb). Sementara itu, jadwal Persib adalah melawan Shan United (kandang, 19 Nov), Lion City Sailors (tandang, 10 Des), JDT (tandang, 17 Des), dan Svay Rieng (kandang, 25 Feb).
Turnamen yang kini bernama resmi ASEAN Club Championship Shopee Cup ini bukan sekadar ajang adu gengsi, tetapi juga kerap disebut sebagai “Champions League-nya ASEAN”. Ajang ini mempertemukan 12 klub terbaik dari enam negara anggota AFF, dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai 2,5 juta USD bagi sang juara, serta slot ke babak play-off AFC Champions League Elite. Kompetisi ini sempat vakum beberapa waktu sebelum akhirnya kembali digelar dan kini menjadi salah satu agenda tetap dalam kalender sepak bola regional.
Selain hadiah uang yang menggiurkan, Shopee Cup memiliki nilai strategis untuk meningkatkan ranking klub-klub di Asia Tenggara. Partisipasi Borneo FC dan Persib Bandung menjadi penting untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah regional, terutama setelah timnas Indonesia berhasil menjuarai ASEAN Cup 2026. Konsistensi performa di level klub dinilai mampu memperkuat ekosistem sepak bola nasional secara keseluruhan, mulai dari pengalaman bertanding internasional hingga peningkatan nilai jual pemain di mata klub-klub luar negeri.
Dengan format fase grup yang ketat dan lawan-lawan berkualitas, baik Borneo FC maupun Persib Bandung dituntut tampil disiplin di setiap pertandingan. Hasil imbang Borneo di laga pembuka menjadi fondasi yang cukup baik, sementara langkah Persib malam ini akan menjadi penentu arah perjalanan mereka di Grup B. Jika mampu meraih hasil positif di kandang Port FC, peluang Persib untuk melaju ke babak berikutnya akan terbuka lebar sekaligus menegaskan posisi klub-klub Indonesia sebagai kekuatan yang diperhitungkan di pentas ASEAN.
