Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggunakan hak pilihnya lebih awal dalam pemilu sela di Florida pada Sabtu dan menyatakan bahwa ia memilih seluruh kandidat Partai Republik sebelum bertolak ke Georgia untuk menghadiri kampanye. Langkah tersebut menjadi sorotan karena Trump sebelumnya dikenal sebagai pengkritik keras metode pemungutan suara lebih awal dan melalui surat.
Mencoblos Lebih Awal Bersama Melania
Trump datang bersama Ibu Negara Melania Trump ke kantor Supervisor Pemilu Palm Beach County di West Palm Beach. Sebelumnya, ia menghabiskan waktu di lapangan golf yang lokasinya tidak jauh dari tempat pencoblosan. Setelah memberikan suaranya, Trump berbicara singkat kepada wartawan yang menunggu di lokasi sebelum melanjutkan agenda politiknya di negara bagian lain.
Ketika ditanya apakah ia memilih sesuai garis partai, Trump menjawab dengan tegas, “Sangat.” Jawaban singkat tersebut menegaskan komitmennya untuk mendukung kandidat-kandidat dari Partai Republik di berbagai tingkat pemerintahan. Associated Press melaporkan bahwa Trump menggunakan hak pilihnya dalam pemilu sela yang akan menentukan persaingan politik di berbagai jenjang kekuasaan. Pemilu sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3 November mendatang.
Pilihan Trump untuk mencoblos lebih awal menjadi perhatian publik karena rekam jejaknya yang kerap menyerang metode pemungutan suara melalui surat, meski ia sendiri pernah menggunakan cara tersebut pada masa sebelumnya. Kini, ia justru mendorong para pendukung Partai Republik agar memberikan suara lebih awal. Perubahan sikap ini dinilai memiliki arti penting bagi strategi kampanye, karena seruan Trump dapat membantu kandidat Republik menjangkau pemilih sebelum hari pemungutan suara resmi digelar.
Dukungan untuk Kandidat dan Kontroversi Kampanye
Di Florida, Trump secara terbuka mendukung Byron Donalds, anggota DPR dari Partai Republik yang maju dalam pemilihan gubernur. Donalds bersaing dengan David Jolly, mantan anggota Republik yang kemudian berpindah menjadi independen dan Demokrat, untuk menggantikan Gubernur Ron DeSantis yang masa jabatannya telah terbatas. Trump juga berkampanye untuk Senator Republik Ashley Moody, yang berupaya mengisi sisa masa jabatan Senat Marco Rubio setelah Rubio beralih posisi sebagai menteri luar negeri. Lawan politik Moody adalah Angie Nixon, anggota parlemen negara bagian yang berhaluan progresif.
Selain itu, di lokasi pencoblosan Trump membela iklan kampanye Vivek Ramaswamy, calon gubernur Republik di Ohio. Iklan tersebut menuai kritik karena menampilkan ibu dari Amy Acton, rival Demokrat Ramaswamy, yang telah berpisah darinya. Dalam laporan Associated Press, ibu Acton kehilangan hak asuh atas anak-anaknya setelah suaminya—ayah tiri anak-anak itu—didakwa memperkosa Acton ketika ia berusia 12 tahun. Trump tetap membela iklan tersebut saat ditanya oleh wartawan.
Bloomberg Politics mencatat bahwa sejumlah kandidat Republik berusaha menjaga jarak dari Trump, meski ia tetap menjadi figur utama pada hari-hari terakhir kampanye. Keterlibatan Trump menempatkan dirinya di pusat persaingan politik, sekaligus memberi sinyal kepada basis partai tentang kandidat yang ia ingin mereka dukung. Efeknya terasa langsung bagi pemilih di Florida, karena Trump mengaitkan dukungannya dengan kandidat Republik yang bersaing untuk jabatan federal maupun negara bagian.
Isu Gugatan Pemilu hingga Situasi Iran
Dalam kesempatan itu, Trump juga mempertahankan instruksinya kepada pemerintahannya untuk mengajukan gugatan yang berupaya menghentikan pengesahan hasil pemilihan Senat AS di Alaska jika Senator Republik Dan Sullivan kalah. Perselisihan tersebut berkaitan dengan keberadaan kandidat lain bernama Dan Sullivan pada surat suara. Langkah ini berpotensi membawa sengketa pencalonan ke proses hukum dan menjadikan pengesahan hasil pemilu sebagai perhatian nasional. Namun, belum ada keterangan yang menyebut bahwa gugatan itu telah diajukan atau bahwa hasil pemilihan telah diketahui.
Ketika ditanya mengenai perang di Iran, Trump mengatakan bahwa ia mungkin akan menuntaskan konflik tersebut atau mencapai sebuah kesepakatan. “Saya mungkin harus menyelesaikannya. Atau mungkin mereka akan membuat kesepakatan, tetapi saya tidak yakin. Bagaimanapun, kita menang,” ujar Trump kepada wartawan. Melania Trump juga mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya bepergian ke Ukraina. Pertanyaan itu muncul setelah ia, menurut laporan Associated Press, menjadi perantara gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina di Oleshky, kota Ukraina yang diduduki Rusia, agar bantuan kemanusiaan dapat dikirim dan warga sipil dapat dievakuasi.
Setelah meninggalkan Florida, Trump bertolak ke Georgia untuk menghadiri kampanye. Momen pencoblosan lebih awal ini menegaskan pergeseran strategi Partai Republik dalam memobilisasi pemilih, sekaligus menyoroti peran sentral Trump dalam menentukan arah dukungan politik menjelang pemilu sela. Bagi para pengamat, langkah tersebut menunjukkan bahwa meski menghadapi berbagai kontroversi, pengaruh Trump terhadap basis pemilih Partai Republik masih menjadi faktor yang diperhitungkan dalam peta persaingan politik Amerika Serikat.
