Drawing resmi Piala Asia AFC 2027 yang berlangsung di Salwa Palace, Diriyah, Arab Saudi, pada 9 Mei 2026 menempatkan Tim Nasional Indonesia di Grup F. Grup ini langsung dijuluki sebagai “Grup Neraka” karena Indonesia harus berhadapan dengan raksasa Asia Jepang, juara bertahan Qatar, serta rival sesama ASEAN, Thailand.
Detail Turnamen dan Venue Pertandingan
Ajang sepak bola paling bergengsi di Asia ini akan digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Ini merupakan edisi ke-19 Piala Asia sekaligus penyelenggaraan pertama di tanah Saudi, setelah India mundur dari proses bidding pada tahun 2023. Sebanyak 24 negara akan berkompetisi dalam 51 pertandingan selama 30 hari, dengan slogan resmi turnamen “Ahlan Asia” yang berarti Selamat Datang, Asia.
Piala Asia 2027 akan tersebar di tiga kota utama Arab Saudi, yaitu Riyadh, Jeddah, dan Al Khobar. Riyadh menjadi pusat penyelenggaraan dengan lima stadion, disusul Jeddah dengan dua stadion, dan Al Khobar yang akan memiliki satu stadion baru, Aramco Stadium. Partai final dijadwalkan pada 5 Februari 2027 di King Fahd Sports City Stadium, Riyadh, yang berkapasitas 72.000 penonton.
Stadion resmi yang akan digunakan meliputi King Fahd Sports City, King Saud University Stadium, Imam Mohammed Ibn Saud University Stadium, Kingdom Arena, dan Al Shabab Stadium di Riyadh. Sementara itu, di Jeddah terdapat King Abdullah Sports City dan Prince Abdullah Al Faisal Sports City. Al Khobar akan mengandalkan Aramco Stadium sebagai venue pertandingan.
Jadwal, Tiket, dan Hasil Drawing
Fase grup akan berlangsung dari 7 hingga 20 Januari, diikuti babak 16 besar pada 22-25 Januari, perempat final 28-29 Januari, dan semifinal 1-2 Februari. Tiket pertandingan sudah mulai dijual sejak lima bulan lalu dengan harga mulai dari SAR 30 atau sekitar Rp134 ribu, dan kategori premium seharga SAR 100. Dari 24 tim peserta, 23 di antaranya telah memastikan lolos pada Maret 2025, sementara satu slot terakhir akan diperebutkan melalui babak playoff antara Lebanon dan Yaman pada 4 Juni 2026 untuk menentukan tim terakhir di Grup E.
Proses drawing yang dilakukan pada 9 Mei 2026 di Salwa Palace, Diriyah, turut dihadiri legenda sepak bola seperti Hidetoshi Nakata dari Jepang, Salem Al-Dawsari dari Arab Saudi, dan Jamal Sellami dari Yordania. Pembagian pot didasarkan pada peringkat FIFA per 1 April 2026. Indonesia masuk Pot 4 bersama Kirgizstan, Korea Utara, Kuwait, Singapura, dan pemenang Lebanon/Yaman, karena peringkat FIFA Indonesia berada di posisi 118 saat drawing dilakukan.
Seluruh pertandingan Timnas Indonesia di Grup F akan disiarkan pada pukul 23.00 WIB atau 19.30 waktu Arab Saudi. Pada 11 Januari 2027, Indonesia akan menghadapi Jepang di Prince Abdullah Al Faisal Sports City, Jeddah. Lima hari kemudian, tepatnya 16 Januari, Indonesia bersua Qatar di Aramco Stadium, Al Khobar. Laga pamungkas melawan Thailand digelar 20 Januari di King Abdullah Sports City, Jeddah, yang menjadi ulangan Final Piala ASEAN 2026 ketika Indonesia menang adu penalti 4-2.
Mengapa Disebut Grup Neraka
Grup F menjadi sorotan karena kekuatan tim-tim yang ada di dalamnya. Jepang, dengan skuad yang sekitar 80 persen bermain di Eropa dan menduduki peringkat ke-15 dunia, merupakan kandidat kuat juara. Nama-nama seperti Takefusa Kubo dan Kaoru Mitoma menjadi andalan lini serang mereka. Qatar hadir sebagai juara bertahan dua edisi terakhir, yaitu 2019 dan 2023, dengan Akram Afif sebagai motor utama tim.
Thailand, meski sesama tim ASEAN, selalu menjadi rival sengit dan kini berada di peringkat 93 FIFA, bahkan sempat naik setelah kalah tipis dari Indonesia di Final Piala ASEAN. Sementara itu, Indonesia meskipun berada di peringkat 118 FIFA, membawa modal psikologis sebagai juara Piala ASEAN 2026 di bawah asuhan pelatih John Herdman, mantan pelatih Kanada yang menggantikan Kluivert pada Januari 2026. Aturan kelolosan ke babak 16 besar adalah juara dan runner-up grup, ditambah empat tim peringkat ketiga terbaik. Indonesia pernah lolos ke babak 16 besar pada Piala Asia 2023 melalui jalur peringkat ketiga terbaik, sebelum akhirnya kalah 0-4 dari Australia.
Persiapan Timnas Indonesia
Setelah berhasil menjuarai Piala ASEAN 2026 yang mengakhiri puasa gelar 35 tahun sejak 1991, Timnas Indonesia bersiap menghadapi tantangan berat di Piala Asia. FIFA Matchday pada 9-17 November 2026 akan menjadi agenda penting. Indonesia dijadwalkan menghadapi Yordania pada 13 November di Amman, sekaligus menjalani pemusatan latihan adaptasi di Timur Tengah. Kabar menyebut PSSI juga tengah mengupayakan laga persahabatan melawan Oman, Kuwait, atau Suriah.
Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2027 melalui Ronde 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana mereka finis sebagai runner-up Grup F. Sementara itu, tim U-20 Indonesia juga telah lolos ke Piala Asia U-20 2027 di Tiongkok setelah menjadi juara Grup H kualifikasi pada September 2026. Capaian ini menunjukkan pembinaan usia muda yang mulai berjalan, sekaligus menjadi bekal berharga bagi regenerasi skuad senior di masa depan.
Bagi Indonesia, tergabung di Grup F memang menantang, namun bukan berarti tanpa peluang. Format kompetisi yang memberi ruang bagi tim peringkat ketiga terbaik membuka asa untuk melaju lebih jauh. Dengan persiapan matang, modal juara Piala ASEAN, serta semangat juang para pemain, Timnas Indonesia berpeluang menorehkan sejarah baru di panggung sepak bola Asia. Perjalanan menuju Piala Asia 2027 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kualitas sepak bola nasional di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman.
